Review Suzuki Jimny SJ410 , Kecil Kecil Cabe Rawit

Sobat jipmania, lagi iseng iseng lihat draft di blog sebelah, eh ternyata nemu artikel tahun 2013 ketika pertama kali nyobain Jimny SJ410 , well waktu itu masih sebagai pengguna awam yang belum terlalu paham akan mobil 4×4, soo ini jdi artikel kenangan tersendiri bagi jipmania, karena itu admin pindahkan artikelnya ke blog ini.

Mobil yang saya coba merupakan unit pinjaman dari temen saya Om Risschie yang kebetulan lagi main ke Jogja, mobil ini buatan tahun 1988 dan dulunya merupakan inventaris unit korps paskhas angkatan udara, Jimny dalam keadaan standar kecuali ban yang udah pake ukuran 31.ย 

Continue reading

Perbandingan Rasio Transmisi , Transfercase dan Final Gear pada Suzuki Jimny

jipmania – Sobat jipmania, perpaduan body ringan, mesin bandel dan harga yang murah membuat Suzuki Jimny menjadi salah satu kendaraan 4×4 favorit di Indonesia, pun ketika harus dimodifikasi partnya juga bisa saling tukar, karena masa produksinya yang panjang.

Selain swap engine, salah satu sektor yang banyak dimodifikasi dalam dunia jimny adalah sektor penerus daya, mulai dari transmisi, transfercase, hingga final gear gardan, kalau untuk kegiatan offroad biasanya rasio dibuat lebih low, sedangan untuk perkotaan dibikin lebih high.

Nah bagi modifikator yang pengen merubah rasio transmisi, transfercase maupun final gear, berikut jipmania sertakan daftarnya, selamat ngoprek ๐Ÿ˜€ .

TransmisionTrasnsfercase
 Tipe Jimny 1st 2rd 3rd 4rd 5rd low high Final Gear
LJ101:3.6831:2.2181:1.4771:1.000 1:3.0521:1.7411:5.667
LJ201:3.9671:2.3881:1.5271:1.000 1:2.5111:1.5801:5.667
LJ501:3.8351:2.3591:1.5431:1.000 1:3.0121:1.7141:4.875
LJ801:3.8351:2.3591:1.5431:1.000 1:3.0121:1.7141:4.556
SJ101:3.8351:2.3591:1.5431:1.000 1:3.0121:1.7141:4.875
SJ201:3.8351:2.3591:1.5431:1.000 1:3.0121:1.7141:4.556
SJ301:3.8351:2.3591:1.5431:1.000 1:3.0521:1.7411:4.777
SJ401:3.1631:1.9451:1.4211:1.000 1:2.5111:1.5801:4.111
SJ410/Katana/Jimny/Sierra /Corsica/Country1:3.161:1.9471:1.4261:1.0001:0.7951:2.5111:1.5801:4.111
SJ413 Samurai1:3.6521:1.9471:1.4231:1.0001:0.8641:2.2681:1.4091:3.727
JA511:3.6521:1.9471:1.4231:1.0001:0.7951:2.2681:1.4091:3.909
JA711:4.0631:2.3611:1.4691:1.0001:0.8771:2.5111:1.5801:4.777
JA111:4.0631:2.3611:1.4691:1.0001:0.8311:2.5111:1.5801:5.125
JA121:4.0631:2.3611:1.4691:1.0001:0.8311:2.5111:1.5801:5.125
JA22 (A/T)1:2.7271:1.5361:1.0001:1.0001:0.8311:2.5111:1.5801:5.125

Source : Majalah Jip, Adityasadji Widodo

Chevrolet LUV 4×4 , Pick Up Langka Andalan Caltex

Sobat jipmania – Sobat jipmania Pada akhir tahun 1991, tidak lama setelah PT.Garmak Motor memasarkan Trooper bensin 5 pintu, mereka memasarkan lagi Chevrolet LUV pickup 4×4 KB-54 dan Chevrolet Stallion wagon 4×2. Konon 2 produk terakhir ini dipicu karena permintaan salah satu perusahaan minyak asing kala itu yang membutuhkan kendaraan pickup 4×4.

Karena produk Garmak awalnya adalah Trooper bensin long 5pintu 4×4 (UBS16) dan LUV PickUp diesel short 4×2 (KBD22), akhirnya ditukar body lah kedua spesies itu. Hal itu memang dimungkinkan karena sasis Trooper dan LUV pada awalnya memang satu platform.

Walaupun pada akhirnya varian 4×4 memiliki perubahan-perubahan tetapi jarak sumbu rodanya tetap sama-sama 2.650mm.Hasil akhirnya adalah :Chevrolet LUV bensin 4×4 KB-54 dengan spesifikasi ; mesin bensin 4ZD1 2.254cc, gearbox 5-speed 4×4, power steering, suspensi depan double A-arm, dan gardan belakang sumbu lebar.

kalau nggak salah kedua varian ini hanya diproduksi terbatas ratusan unit. Cukup langka. Apalagi ini hanya ada di Indonesia saja.

source : Dok Andhika Andi Pradana

Pasang Alternator IC di Daihatsu Taft F50

Alternator Baru (kiri), alternator lama (kanan)

Sobat jipmania, yang namanya pelihara mobil tua memang kudu sabar, karena ada aja masalahnya, tak terkecuali pada si kebo, setelah kemarin beres masalah cat body, kini kelistrikan yang bermasalah karena selalu overvoltage, sudah distel ketotnya berkali – kali, tetep saja balik overvoltage lagi, mangkeli pokoknya kalau tidak ada beban overvoltage sampai 16 Volt, kalau ada beban seperti lampu utama dll, voltasenya kurang (dibawah standar) hanya sekitar 11.5 V.

Capek bolak balik tukang dinamo, akhirnya mimin putuskan ganti alternator asli dengan Alternator yang sudah pake ic sekalian, untuk alternatornya sendiri pesan custom di Acong Dynamo malang , dengan kapasitas 70 Ampere, lebih besar 25 ampere dari Alternator bawaan Taft yang hanya 45 Ampere.

Continue reading

Diagram Kelistrikan Taft F50

Wiring Diagram Taft F50 / Taft Kebo

Wiring Diagram Taft F50

Untuk versi high resolution bisa di download pada link dibawah ini ๐Ÿ˜€ .

Diagram Sekring Taft F50 / Taft Kebo

source : Wing S. Sumarkidjo

Memahami Perbedaan Over Axle dan Under Axle

Sobat jipmania, meskipun bantingannya dianggap keras, namun hingga kini per daun masih banyak digemari oleh para offroader, hal ini dikarenakan per daun memiliki durabilitas yang sangat tinggi, selain itu konstruksinya pun simpel, sehingga kalau terjadi kerusakan mudah untuk diperbaiki.

Untuk pemasangan per daun, ada dua sistem yang bisa dipakai yaitu Over Axle dan Under Axle , mungkin sobat jipmania sudah sering mendengar kedua istilah ini namun belum mudeng, nah kali ini akan jipmania jabarkan keduanya berserta kelebihan dan kekurangannya masing masing .

Over axle 
untuk system “over axle ” per daun diikat disebelah atas pipa gardan, jenis per yang digunakan disini agak lebih lurus disbandingkan dengan per yang digunakan di under axle, untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar dibawah ini

overslung-axle_setup.jpg
Over Axle

keuntungan dari system over axle ini ialah ruang celah dibawah gardan menjadi tinggi dan luas sehingga kendaraan menjadi gampang melangkahi gundukan atau Lumpur yang dalam, juga gerakan dari gardan mundur atau maju bila per sedang bergerak tidak banyak sehingga tidak akan mengganggu as kopel, disamping itu traveling yang diperoleh juga akan lebih banyak dimana posisi gardan dapat bergerak naik atau turun dengan jarak yang sama, hal ini juga menyebabkan effect independensi dari system suspensi menjadi lebih baik.

Kelemahan dari over axle ialah kendaraan mengalami gejala limbung pada saat menikung atau pada saat melalui jalan yang miring sehingga untuk mengatasinya ada yang melengkapi dengan stabilizer.

Under axle 
Untuk sistem Under Axle , per daun diikat disebelah bawah pipa gardan, jenis per yang digunakan disini agak lebih melengkung, kelebihan dari sistem ini ialah handling yang lebih baik karena gejala limbung hampir tidak ada sehingga penasangan stabilizer tidak diperlukan.

underslung_axle_clearance.jpg
Under Axle

kelemahan dari system iniadalah indepensi berkurang karena gardan hanya bergerak lebih banyak keatas. Karena bentuk per yang lebih melengkung maka gerakan gardan maju dan mundur pada saat per diberi beban akan lebih banyak sehingga sambungan kopel juga harus dapat bermain banyak untuk mengatasinya. Juga karena posisi per yang dibawah pipa gardan maka ground clearance juga menjadi lebih sedikit sehingga agak sulit melangkahi gundukan yang tinggi.

Demikian pembaca semua, penjabaran dari istilah “Over Axle dan Under Axle” semoga memeberi pencerahan bagi kita semua ๐Ÿ˜€ .

source : http://sjpekanbaru.blogspot.com

DOKUMENTASI PENGIRIMAN STEYR PUCH HAFLINGER DARI AUSTRIA KE INDONESIA (1961-1962)


The picture to the left shows Sukarno, the President of Indonesia at a Haflinger presentation in Austria (possibly in Graz or Vienna) in about 1960 or 1961. To the very right, you see Mr. Klaus Walter from Steyr-Puch. I would like to thank Mr. Jim Dixon a lot for the picture!

Here you see Indonesian Military Haflingers waiting for delivery at the factory (exept the bright one in the foreground). The picture is taken from the “100 Years Steyr” book from 1964.

SOURCE :

http://tdc.haflinger-4wd.com

Accelera Badak Xtreme , Ban Offroad Terbaru Dari EP Tyre

Sobat jipmania, Melanjutkan kesuksesan ban offroad yang yang dilepas ke pasaran, PT  Elang Perdana Tyre Industry selaku produsen ban EP Tyre rencananya akan melaunching varian ban offroad baru mereka yaitu “Badak Extreme” .

Rencananya Ban ini akan di launching pada tanggal 26 Januari 2019 bertempat di Epiwalk Riverside Rasuna Said Kuningan, Jakarta. Launching ini bersamaan dengan diadakannya Scrutineering IOX Andalas 2019

Untuk Sementara Ukuran ban yang akan dijual pada launching mendatang hanya tersedia dalam ukuran 31×10.5 R15 dan 35×10. R16, untuk range harganya sendiri ada diatas harga Delium Terramania dan di bawah Simex Extreme, temen temen jipmania tentu sudah paham kan ๐Ÿ˜€ .

Nah bagi yang sudah kepengen punya ban offroad super istimewaย ini,
Tunggu apalagi, pecahin celengan ayam Anda, dan siap-siap meluncur ke Epiwalk Riverside Rasuna Said Kuningan, Jakarta, Dan dapatkan harga khusus dari IOX Adventure Club dan PT. ElangPerdana Tyre Industry selama launching di lokasi scrut.

Source : Fb IOX Indonesia